Jumat, 11 Maret 2022

KISAH KEHIDUPAN ANTOLOGI LMC

 SEPENGGAL KISAH

         

            Hidup di dunia bukanlah sekedar hidup. Melainkan ada maksud untuk apa manusia di dunia ini. Sejak awal penciptaan manusia Alloh telah berfirman bahwa "Manusia dan jin diciptakan hanya untuk beribadah kepada Alloh." Hanya untuk beribadah, sangat jelas, namun luas cakupannya. Artinya apa, setiap hembusan nafas kita harus bernilai ibadah. Apakah kita selalu ingat akan perintah Alloh tersebut, ketika kita sedang beraktivitas mencari penghidupan di dunia ini? Tentu tidak bukan? Pasti ada beberapa saat kita terlupa akan tujuan hidup ini. Apalagi bagi yang mempunyai banyak kesibukan, banyak usaha yang dijalani, bisa terlupakan pesan Alloh di atas. Disamping itu, jika tidak mempunyai bekal agama yang cukup, maka mereka hanya akan mengejar kehidupan dunia saja. Kehidupan di dunia ini memang melenakan, kesenangan di dunia ini seperti fatamorgana sebenarnya. Jika hanya memperturukan hawa nafsu akan menyesal, baik masih di dunia maupun di akhirat kelak.

             Sebagai contoh ada beberapa kisah kehidupan yang menurut pengamatan penulis tidak dibenarkan oleh syariat yang menimbulkan penyesalan. Misalnya ada banyak remaja maupun orang dewasa yang salah bergaulan, menyebabkan terjadinya kehamilan sebelum menikah. Kebanyakan diantara mereka, lelakinya tidak mau bertanggungjawab, selagi mau menikah hanya sebentar setelah  itu kabur. Bisa dibayangkan penderitaan anak perempuannya, sudah malu, tidak ditanggungjawabi, setelah melahirkan bahkan semasa hamilpun sudah ditinggal lelakinya/pacarnya. Setelah lahir anakknya, dia harus mencari nafkah sendiri membesarkan anaknya. Sedang si Ayah biologis tak pernah peduli, sungguh kejam dan tega menyakiti perempuan. Dimana hati nuraninya? Apakah bisa tidur sepanjang hidupnya setelah melakukan kejahatan tersebut? Dijamin tidak tenang hidupnya sepanjang di dunia ini bahkan hingga di akhirat. 

                Sungguh kasihan jika melihat anak-anak yang tidak dikehendaki kelahirannya karena kebejatan nafsu. Mereka kebanyakan hanya mempunyai ibu, tanpa tahu ayahnya. Betapa kosong jiwanya, 

masih macet😍


Tulungagung, 11 Maret 2022

Tidak ada komentar:

Posting Komentar