Rabu, 25 Januari 2017

DEMI MASA

Dengan menyebut nama Alloh Yang Maha |Pengasih dan Peyayang

Demi masa
Sesungguhnya manusia berada dalam kerugian.
Kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan serta saling nasehat menasehati untuk kebenaran dan saling menasehati untuk kesabaran. (QS. Al Asr(103) : 1-3)

Sebuah nasehat melalui syair lagu berikut yang begitu dahsyat mengena diri bila diresapi dan ditafakkuri, mari kita hunjamkan dalam hati kita syair lagu berikut :

Demi masa .. sesungguhnya manusia kerugian..
Kecuali yang beriman dan beramal sholeh
Dan saling menasehati dalam kebenaran dan kesabaran
Ingat lima perkara sebelum lima perkara..
Muda sebelum Tua
Kaya sebelum Miskin
Lapang sebelum Sempit
Sehat sebelum sakit
Hidup sebelum Mati

          Pernahkah kita mentafakkurinya...betapa takutnya kita jika mengingat detik demi detik,,menit demi menit,,,jam demi jam...hari demi hari,,,bulan demi bulan bahkan tahun demi tahun berlalu dari kehidupan kita ada yang terlewat dari beramal sholeh atau berbuat baik,..bahkan dosa yang kita buat baik yang kita sengaja maupun tidak sengaja. Sebab manusia tempat salah dan dosa dan syetan selalu tiada henti menggoda kita untuk dijadikan teman di neraka. Meskipun diri kita sudah sekuat tenaga membentengi diri dengan berusaha beribadah di khusyuk-khusyukkan, dzikir, membaca Al Qur'an dan sebaigainya...syetan tetap bisa menggoda kita dengan meningkatkan levelnya juga. Semakin tinggi iman seseorang syetannya semakin pandai juga. Sehingga tiada seorangpun di dunia ini yang luput dari godaan syetan kecuali Nabi Muhammad S.A.W dan Sahabat Umar Bin Khattab RA. yang ditakuti oleh syetan.
         
         Sedangkan kehidupan di dunia ini merupakan perjalanan kita untuk mencari bekal untuk kehidupan kita yang kekal di kampung akhirat kelak yang hanya ada dua pilihan syurga dan neraka. Masya Alloh mengerikan sekali. Semoga kita selamat dan pantas masuk syurga. Saya penulis juga tidak lebih baik dari Anda Pembaca... Disini saya juga mengingatkan diri sendiri khususnya juga Pembaca... mari kita memantaskan diri untuk meraih Syurganya ..dengan menjalankan perintahNya dan meninggalkan laranganNya dengan sepenuh hati.  Dan kehidupan ini demikian komplek dengan berbagai permasalahan baik pribadi, masyarakat bahkan negri ini...Hadeh...pusinglah kita..jika tiada iman di dada..jika iman di dada tidak sering-sering di cass dengan beerbagai ilmu akhirat agar kita selamat dalam menyikapi dan menapaki perjalalan hidup dan kehidupan kita di dunia ini. Saya jadi takut juga dalam menulis ini...membayangkan kehidupan kita di kampung akhirat nanti,,,,semoga kita semua selamat dunia dan akhirat...Amiinn Yaa Robal Aalamiin....

       Mari kita kupas satu persatu lirik lagu diatas sebagai muhasabah diri :

1. Muda sebelum Tua
    
    Gunakan masa mudamu sebelum datang masa Tua yang tiada lagi bisa selincah masa Muda...dalam berkarya maupun dalam beribadah. Yang mana semakin tua semakin lemah tubuh dan penyakit bermacam-macam datang. Selain memang sudah sunnstulloh bahwa semakin tua semua anggota tubuh semakin lemah... misal: karena di masa muda sangat giat bekerja mencari uang hingga lupa waktu mumpung masih muda bekerja mencari harta dunia..lembur sana lembur sini hingga larut malam tanpa memperhatikan kesehatan, juga pola makan yang tidak diatur hingga menyebabakan munculnya penyakit kolesterol, darah tinggi, jantung, kencing manis dsb. Yang semua itu bisa mempengaruhi kualitas dan kuantitas ibadah kita kepada Alloh. Sebaliknya bagi mereka yang sadar dengan menggunakan masa muda untuk giat melaksanakan berbagai ketaatan dengan sepenuh hati maka dikatakan dalam sebuah hadits bahwa pahala amalan di masa muda akan juga diberikan Alloh di saat kita tua lemah dan tidak sekuat lagi seperti masa muda. Nah,,,,itu pilihan..mari kita gunakan sisa usia kita untuk memperbaiki diri dan meningkatkan ketaatan kepada Alloh...juga dalam rangka mengingatkan diri sendiri.

2. Kaya sebelum Miskin

          Selagi diuji dengan kelebihan harta gunakan untuk menemani kita di akhirat nanti, Jangan mau berpisah dengannya. Maksudnya dengan bersedekah lebih banyak justru akan banyak harta yang menolong kita nanti di Yaumul Akhir. Karena harta kita sebenarnya adalah yang kita nafkahkan di jalan Alloh dan yang kita sedekahkan. Tidak perlu kita menunggu kaya sebenarnya untuk berinfaq...dan bukan hanya untuk orang kaya saja kewajiban ini...namun untuk semua orang baik dalam keadaan lapang ataupun sempit. Tetapi bagi orang yang bergelmang harta sangat dianjurkan karena harta yang banyak nanti malah membebani kita di Yaumul akhir nanti. Apalagi yang kurang sedekahnya alias ...pelit bin medit..hehehe.. Bukan berarti penulis lebih baik dari pembaca...kita saling berbernah diri... semoga hati kita dipenuhi dengan cahaya keimanan hingga kelak di akhir nanti.. Aamiin.

3. Lapang sebelum sempit.

          Hampir sama dengan kelapangan rizki...penulis menambahkan mungkin dalam kelapangan hati,,kelapangan waktu... Ketika hati kita lapang..dalam memaafkan,.segera memberi maaf kepada orang yang menyakiti kita sebelum dia minta maaf. Ini ringan dikata sulit dilaksanakan...hehehe pengalaman pribadi. Dalam hal kelapangan waktu...ini sangat melenakan kita.. Selagi masih ada waktu selagi kita masih diberi nafas... mari untuk diri sendiri...kita berusaha melaksanakan dengan segenap kemampuan kita untuk beribadah..misal..rutin melaksanakan sholat tepat waktu usahakan berjamaah terutama untuk laki-laki di masjid diupayakan, melaksanakan sholat-sholat sunnah, puasa sunnah... yang semua itu untuk melengkapi ibadah wajib kita yang belum bisa sempurna. Dan masih banyak lagi amalan yang bisa lakukan...silaturahmi, saling menasehati/dakwah...dsb.

4. Sehat sebelum sakit

            Kesehatan juga sangat melenakan kita. Kita baru merasakan nikmatnya sehat ketika kita sudah diuji sakit. Betapa nikmatnya ibadah jika kita sehat. Sedang ketika kita diuji sakit...untuk berdzikir saja sangat berat karena kita sibuk merasakan sakit kita. Sedangkan banyak pahala dikala kita sakit sebenarnya...jika kita ikhlas dan senantiasa berdzikir Subhanallohi Wal Hamdulillah Wala Ilaaha Illallah Wallohu akbar Wala Haula Wala Quwwata Illa Billah. Dan masih banyak lagi dzikir dan amalan lain. Nah...mari kita syukuri kesehatan kita dengan mempergunakannya dengan sebaik-baiknya untuk ketaatan kepada Alloh.

5. Hidup sebelum Mati

             Subhanalloh....kematian bukanlah akhir segalanya. Kematian adalah salah satu fase untuk menuju alam berikutnya. Namun,,kematian adalah berakhinya kesempatan kita untuk beramal..beribadah sebagai bekal kita menghadapNya. Habislah masa kita untuk memperbaiki diri, bertaubat memohon ampun atas dosa-dosa kita... Untuk itu selagi kita masih hidup..selagi kita masih diberi nafas hari ini.. bisa bangun ...masih bisa menikmati indahknya dunia..(.yang sebenarnya adalah kesenangan yang menipu)... mari kita gunakan sebaik-baiknya...awali hari dengan membaca Al Qur'an, dzikir pagi, Sholat dhuha, do'a keluar rumah.. agar dalam menjalankan berbagai aktivitas di hari ini dan hari-hari selanjutnya bernilai ibadah dan diberi kemudahan dalam berbagai urusan kita masing-masing, Serta semoga dilindungi dari berbagai musibah baik di dunia maupun di akhirat...yang tidak kalah adalah semoga kita dihindarkan atau dikurangi dari godaan Syetan Laknatulloh..hmm...'Audzubillahhi minasysyaithonirrojim..Akuberlindung kepada Alloh dari segala godaan syetan yang terkutul. Bismillahirrohmanirrohiim.


          Demikian edisi muhasabah untuk diri sendiri semoga bisa memberi manfaat kepada pembaca. Saya penulis tidak lebih baik dari Anda ...tetapi berusaha untuk memperbaiki diri dan agar menjadi lebih baik dari hari-hari dan tahun-tahun kemarin. Semoga kita semua bisa lebih baik dari hari ke hari. Diberi kekuatan iman dan taqwa yang senantiasa bertumbuh setiap detik masa kita. Aamiin Yaa Robbal Aalamiin.












Selasa, 17 Januari 2017

SKENARIO ALLOH ADALAH YANG TERBAIK



          Jangan pernah minta pindah kondisi kepada Alloh. karena kondisi apapun yang kita alami saat ini adalah yang terbaik dari Alloh. Alloh lebih tahu yang terbaik untuk kita.Senang susah, baik buruk bahagia bersedih adalah semua kondisi yang telah dipilihkan oleh Alloh untuk kebaikan kita. Meminta pindah kondisi berarti tidak ridho dengan ketentuan Alloh.

         Ketika kita sedang mengalami kondisi tidak enak menurut kita, sebaiknya kita melihat kepada keadaan yang dibawah kita atau kita tidak menginginkan sesuatu yang di atas kita. Hal inilah yang membuat kita akan merasa sedih,susah dan mengeluh, yang menandakan bahwa sebenarnya kita tidak ridho dengan ketentuan Alloh.

         Ketika kita sedang sakit jangan minta untuk tidak sakit, jika kita sedang kekurangan jangan minta untuk berkelebihan, jika kita sedang mendapat musibah jangan minta untuk dihilangakan, karena dibalik semua itu ada hikmah yang terindah. Namun...kita diwajibkan untuk berdo'a dan berikhtiar agar diberi kekuatan untuk menghadapi segala kondisi kita dan senantiasa istiqomah dalam ketaatan apapun kondisi kita.

        Kondisi tidak enak karena kita melihat yang lebih enak, kondisi sakit karena melihat yang sehat..padahal dalam setiap kondisi ada hikmah misalnya ketika kita diuji dengan sakit disana ada hikmah terhapusnya dosa jika kita ridho dan berikhtiar yang benar sesuai syariah, tidak mengeluh. Sebagaimana kisah Nabi Ibrahim ketika dibakar oleh Raja Namrud, para Malaikat menawarkan bantuan kepada Nabi Ibrahim agar selamat tidak kepanasan/tidak terbakar, yaitu Malaikat pengendali angin akan meniupkan angin untuk memadamkan api, malaikat penurun hujan akan menurunkan hujan dll. Namun Nabi Ibrahim berkata bahawa karena aku sangat mencintai Alloh,maka Alloh pasti Maha Mengetahui apa yang terbaik untukku, sehingga di dalam kobaran api Nabi Ibarahim tidak merasakan panas atau tidak mempan dibakar. juga ketika mempunyai putra pertama Ismail diperintahkan oleh Alloh untuk ditinggal sendirian dengan Ibu Hajar di tengah Padang Pasir yang gersang....jika tidak dengan penuh ketaatan dan kepercayaan yang kuat kepada Alloh tidak akan tega untuk meninggalkannnya...terciptalah Air Zam Zam yang hingga sekarang melimpah ruah airnya. Ditambah lagi ketika Ismail menginjak remaja dan baru bertemu...oleh Alloh diperintahkan untuk menyembelih...Nabi Ibrahim juga tidak pernah mengeluh dengan semua perintah Alloh..diganti dengan domba yang besar... Buktinya apa...semua ujian yang menimpa Nabi Ibrahim ketika dijalankan dengan penuh ketaatan dan keikhlasan berbuah manis dan diganti oleh Alloh dengan yang lebih baik dan diluar dugaan akal sehat.

         Nah...kita sebagai manusia biasa tidak luput dari ketidaknyamanan kondisi yang menimpa kita. Dari paparan di atas kita bisa mencoba mengambil ibroh dari pengorbanan Nabi Ibrahim dan keluarganya di dalam menjalankan ketaatan kepada Alloh ketika menerima ujian...agar hati kita tidak mudah mengeluh dan bersedih ketika menerima kondisi yang tidak enak menurut kita karena menurut Alloh adalah yang terbaik.

         Karena dibalik ujian senang atau susah ada hikmah terbaik untuk kita. Dan kehendak Alloh adalah yang terbaik untuk kita. Alloh tidak salah menempatkan kita pada tempat kita saat ini. Berdo'ah dan teruslah berdo'a untuk memohon kekuatan dan keistiqomaahan kita dalam ketaatan kepada Alloh dan RosulNya dalam situasi dan kondisi apapun.
Hasbiyalloh wa nikmal wakil nikmal maula wa nikmannashir.

Selasa, 10 Januari 2017

Dikala Galau Menyapa


Disaat  kalian mengetahui sesuatu yang membuatmu sakit hati.

Maka berhentilah untuk mencari tahu.

Besipun juga harus ditempa  dengan dipanaskan agar bisa menjadi pisau yang tajam.

Jadikan sholat dan sabar sebagai penolongmu.

Bersabarlah dan kuatkan kesabaranmu...

Alloh beserta orang-orang yang sabar..

Pahala terbesar adalah pahala sabar..

Alloh memberi pahala tanpa batas bagi orang-orang yang sabar.


Tetap Semangat